Rohadi Widodo Wakil Bupati (Wabup) Karanganyar, meminta warga tak resah menghadapi maraknya percobaan penculikan,setelah adanya informasi percobaan penculikan siswa yang terjadi di Mojogedang, pekan lalu.
Orang nomor dua di Kabupaten Karanganyar ini juga meminta kepala sekolah dan jajaran guru untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi tindak penculikan anak-anak.
Seperti informasi yang di lansir dari solopos.com, “Waspada, tapi jangan resah. Anak adalah tanggung jawab orang tua,
berikan perhatian kepada mereka. Kita adalah orang tua bagi anak kita
dan anak-anak tetangga kita. Lebih peduli lah terhadap anak-anak kita,”ujar dia kepada Solopos.com pada hari senin kemarin.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menilai tindak
kejahatan bisa dicegah dengan kedekatan sosial masyarakat. Antarwali
murid harus saling menjaga keselamatan anak-anak. Jangan biarkan anak
berinteraksi dengan orang asing di luar sekolah.
Informasi percobaan penculikan anak-anak sekolah di Karanganyar dan
Sragen, beberapa pekan terakhir, membuat kalangan ibu rumah tangga
resah. Mereka khawatir anak-anak mereka menjadi korban penculikan.
Seperti ibu rumah tangga asal Perumahan Graha Mitra Berseri (GMB),
Desa Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar, Puji Astuti. Dia mempunyai
seorang anak yang duduk di bangku taman kanak-kanak (TK).
“Mudah-mudahan
pelakunya ditangkap,” harap dia.
Kekhawatiran yang sama, menurut Puji, dirasakan wali murid teman
sekolah anaknya. Tema percobaan penculikan anak menjadi bahan
perbincangan di kalangan wali murid.
“Di grup WA wali murid sempat ada pembahasan tentang hal itu,” sambung dia.
Puji mengaku menjadi lebih sadar pentingnya keselamatan anaknya sejak
muncul berita percobaan penculikan. Beberapa hari ini dia berangkat
lebih awal untuk menjemput anaknya supaya tidak terlambat. “Sekarang
saya usahakan jangan sampai telat,” aku dia.
Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
(Disdikpora) Karanganyar, Agus Haryanto, menyatakan segera menggelar
rapat koordinasi dengan kepala UPT pendidikan dan kepala sekolah untuk
menyikapi ancaman tindak penculikan anak.
Dia berharap sekolah mengutamakan keselamatan anak saat berada di
lingkungan sekolah. “Sekolah harus punya sistem keamanan internal. Saat
proses kepulangan anak, pastikan mereka dijemput orang tua atau kerabat
mereka. Awasi prosesnya,” seru dia.
Agus juga meminta wali murid berkoordinasi dengan guru untuk peningkatan keamanan para siswa.//Solopos.com


0 komentar:
Posting Komentar